Sistem Bahan Bakar Sepeda Motor dan Mobil

Diposting pada

Sistem Bahan Bakar Sepeda Motor dan Mobil – sistem bahan bakar ini adalah rangkaian komponen yang saling terhubung dengan tujuan menyalurkan campuran BBM dan udara yang diperlukan sebagai cara untuk pembakaran yang sudah ditentutakn dalam kualitas dan jumlah kuantitas yang disesuaikan dengan kebutuhan mesin motor atau mobil yang anda miliki.

Sistem Bahan Bakar Sepeda Motor dan Mobil
Sistem Bahan Bakar Sepeda Motor dan Mobil

Sistem Bahan Bakar Sepeda Motor dan Mobil

Bermacam komponen sistem bahan bakar motor sbb :

  • Tangki Bensin :
    Sebagai tempat atau penampung bahan bakar yang dilengkapi pelampung sebagai alat ukur isi bensin, juga dilengkapi dengan kran bensin yang digunakan untuk mengalirkan atau menutup bahan bakar bensin ke karburator.
  • Saluran Bahan Bakar
    Rangkaian dari mulai kran tangki hingga ke karburator
  • Karburator :
    fungsinya adalah :

    • Mengubah bahan bakar cair menjadi bentuk gas atau kabut
    • Mencampur bahan bakar bensin dengan udara pada perbandingan yang tepat, secara teori 1: 14,7 ( 1: 15 )
    • Dapat memberi kebutuhan campuran bahan bakar dengan udara sesuai dengan operasi mesin.
  • Saringan udara / Filter
    Untuk memisahkan kotoran yang akan bercampur dengan bahan bakar pada karburator yang akan masuk kedalam silinder.

Bagian-bagian Utama Karburator Sepeda Motor

  1. Tabung : berbentuk silinder, adalah tempat terjadinya campuran bahan bakar dan udara.
  2. Main nozzle : ( percik utama ) yaitu pemancar utama yang mengabutkan bahan bakar.
  3. Venturi : bagian yang sempit didalam karburator, berfungsi untuk mempertinggi kecepatan aliran udara.
  4. Katup throttle : untuk mengatur besar kecilnya pembukaan tabung karburator yang berarti mengatur campuran udara dan bahan bakar.
  5. Wadah bahan bakar : brfungsi untuk menampung bahan bakar dan dilengkapi dengan peelampung.
  6. Spuyer utama : berfungsi mengontrol aliran bahan bakar pada sistem utama.
  7. Pilot jet : berfungsi sebagai pengontrol jumlah aliran bahan bakar atau udara melalui bentuk ketirusan..
  8. Jet needle ( jarum ) : berfungsi mengontrol jumlah aliran bahan bakar dan udara melalui bentuk ketirusan ( jarum pengabut ).
  9. Pilot air jet : berfungsi mengontrol jumlah udara pada pilot sistem pada putaran stasioner keputaran rendah
  10. Diafragma dan Pegas : berfungsi bekerja berdasarkan perbedaan tekanan diantara tekanan udara luar dan tekanan negatif
  11. Main air jet : berfungsi mengontrol udara pada pencampuran bahan bakar dan udara pada putaran menengah dan tinggi.
  12. Pilot screw : berfungsi mengontrol jumlah udara dan bahan bakar yang keluar pada pilot outlet.

Tipe karburator berdasarkan konstruksinya :

  • Karburator dengan venturi tetap ( fixed ventury )
  • Karburator dengan venturi berubah-ubah ( variabel ventury ) / slide karburator
  • Karburator dengan kecepatan konstan ( constan velocity carburetor )

Prinsip kerja karburator ini berdasarkan hukum-hukum fisika seperti continuitas dan bernauli. Apabila suatu fluida mengalir melalui suatu tabung maka banyaknya fluida yang mengalir adalah ( Q= A . V = konstan )

  • Q = debet aliran ( meter kubik/jam )
  • A = Luas penampang tabung ( meter perssegi )
  • V = kecepatan aliran ( meter per sekon , m/s )
  • P = tekanan fluida

Itulah pembahasan tentang Sistem Bahan Bakar Sepeda Motor dan Mobil, dengan ini anda menjadi semakin faham sistem bahan bakar ini dan ilmu pengetahuan serta wawasan anda menjadi bertambah, semoga berguna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *