Sepeda Motor Matic

Daftar Gejala Penyakit CVT Motor Dan Cara Cepat Mengatasinya

Diposting pada

Daftar Gejala Penyakit CVT Motor Dan Cara Cepat Mengatasinya Halo, jumpa lagi dengan saya disini. Bagaimana kabar kalian? Semoga selalu sehat selalu ya , yang sakit segera disembuhkan dari penyakitnya, yang mau menikah segera disegerakan pernikahannya, yang galau jangan galau mulu mikirin mantan, yang jombo lebih sabar menghadapi ujian. Hehe

Pada kali ini saya akan share ilmu yang berkenaan dengan motor matic. Tau apa? Yap, bahasannya kali ini akan mengenai motor matic, lebih tepatnya pada bagian CVT motor maticnya.

Pada bagian motor matic ini anda akan mengetahui daftar penyakit apa saja yang biasanya hinggap di CVT ini beserta solusinya, juga cara merawat cvt motor matic agar tidak mudah rusak. Oke langsung saja untuk lebih lengkapnya saya akan menjelaskan mengenai CVT terlebih dahulu.

Daftar Gejala Penyakit CVT Motor Dan Cara Cepat Mengatasinya

CVT Motor Matic

Saat ini perkembangan kendaraan bermotor jauh lebih maju daripada jaman dahulu. Dari awal kemunculannya hingga sekarang, semakin banyak variasi kendaraan yang ada, mulai dari kendaraan bermotor, mobil, kapal juga pesawat.

Kendaraan motor sendiri, sekarang ini terdapat 3 variasi sistem transmisi yang digunakan yaitu automatic, kopling, dan transmisi biasa (yang biasa digunakan pada motor bebek 100cc).

Oiya, untuk anda yang belum tau transmisi itu apa baca dibawah ini:

Sistem transmisi dalam otomotif adalah sistem yang berfungsi untuk mengkonversi torsi dan kecepatan (putaran) dari mesin menjadi torsi dan kecepatan yang berbeda-beda untuk diteruskan ke penggerak akhir. Konversi ini akan mengubah kecepatan putar yang sangat tinggi menjadi sangat rendah tetapi lebih bertenaga, atau sebaliknya.

Nah, seperti yag anda lihat pada judul artikel diatas. Artikel ini akan membahas tentang sebuah bagian penting dari transmisi motor automatic yaitu bagian CVTnya.

CVT adalah (Continuously Variable Transmission) yaitu sistem transmisi yang tidak memiliki gigi perseneling seperti pada mobil bertransmisi manual ataupun mobil bertransmisi otomatis konvensional.

Hal penting yang perlu anda ketahui tentang CVT, bagian CVT ini terdiri dari 3 bagian penting yaitu pulley depan atau bahasa Inggrisnya Drive Pulley (primer), lalu yang kedua pulley belakang atau Driven Pulley (sekunder), dan yang terakhir adalah V-belt yaitu semacam karet yang berperan menghubungkan keduanya

Pulley Depan Atau Driven Pulley

Nah pulley depan atau Driven Pulley fugsinya untuk menyalurkan putaran dari mesin ke bagian V-belt. Pulley depan atau Driven Pulley ini juga memiliki bagian yang terdiri dari slider, cam (rumah roller), pemberat (roller), pulley bergerak, coolar, dan pulley tetap. Untuk yang penasaran bentukannya gimana silahkan anda lihat langsung mulustrasinya dibawah ini.

Sepeda Motor Matic

Pulley Belakang Atau Driven Pulley

Untuk pulley belakang atau Driven Pulley sendiri terdiri dari beberapa bagian seperti torque cam, pulley tetap, pulley bergerak, clutch carrier, dan rumah kopling. Pulley ini terletak dibagian belakang dan berfungsi untuk meggerakkan roda belakang. Untuk yang penasaran bentukannya gimana silahkan anda lihat langsung mulustrasinya dibawah ini.

CVT Motor Matic

V-Belt

V-belt adalah sabuk yang terbuat dari karet dan didalamnya terdapat kawat sehingga membuat belt tidak mudah putus. V-belt ini berfungsi sebagai penyalur putaran dan sebagai pentransmisi daya dari poros satu ke poros lainnya yang menggunakan pulley.

V-belt ini mempunyai kelebihan daripada menggunakan rantai, yaitu :

  1. V-belt dapat digunakan untuk mentransmisikan daya yang jaraknya relatif jauh.
  2. Memilii peluang terjadinya slip yang relatif kecil karena terbuat dari karet.
  3. Dapat digunakan pada putaran yang tinggi.
  4. Dari segi harga sendiri, V-Belt relatif lebih murah daripada menggunakan element transmisi yang lain seperti rantai dan gardan.
  5. Sisitem operasi menggunakan V-belt Tidak Berisik (Noise Kecil) dibandingkan dengan rantai

Datar Penyakit CVT Motor Matic

Kalian tau tentu semua hal yang ada dimuka bumi ini tidak ada yang abadi Sob begitu juga CVT motor matic. Seperti halnya manusia, CVT ini memiliki beragam penyakit yang berbeda beda gejalanya.

Nah, untuk mengilangkan beragam penyakit yang biasa dialami oleh CVT motor matic, gejala yang biasanya terjadi yaitu CVT berbunyi cit cit cit seperti terdapat tikus didalamnya atau seperti orang drifting, CVT mengeluarkan bunyi mendengung, CVT selip, dan CVT bergetar.

Untuk mengatahui gejala penyakit CVT dan cara cepat mengatasinya selengkapnya anda bisa simak dibawah ini.

1. CVT Berbunyi Cit Cit Cit (Berdecit)

Jika anda merasakan motor matic kesayangan anda memiliki gejala diatas yang mengeluarkan bunyi cit cit cit seperti ada tikus didalamnya atau seperti orang ngedrift dari bagian CVT maka sudah dipastikan ada yang bermasalah di bagian CVT anda.

Suara ini terkadang keluar terkadang tidak dan keluarnya saat anda menarik gas. Selain yang disebutkan barusan gejala lainnya adalah motor terasa tersendat – sendat ketika mulai berjalan.

Tentunya sangat tidak mungkin disebabkan oleh seekor binatang pengerat / tikus masuk kedalam CVT dan beranak pinak dialamnya. Hehe

Munculnya suara ini berasal dari Clutch Housing yang selip dengan kampas kopling sehingga memunculkan suara seperti orang ngedrift.

Selain itu juga, hal ini terjadi kemungkinan besar disebabkan oleh kampas kopling yang aus dan CVT yang dialamnya sudah kotor.

Solusi Untuk Cara Mengatasinya :

  1. Solusi cepat yang harus dilakukan cukup mudah kok. Anda hanya perlu membuka CVT motor matic anda kemudian bersihkan Clutch Housing (mangkok kopling) pada CVT dengan menggosoknya menggunakan amplas lalu semprot dengan kompresor.
  2. Selanjutnya bersihkan juga seluruh bagian CVT anda dengan menyemprotkan angin ke seluruh bagian dan sudut didalam CVT dan membersihkannya dengan sikat/kuas kecil sehingga membuat debu yang didalamnya hilang.
  3. Yang terakhir dengan mengamplas bagian pinggir V-Belt dengan amplas halus, gunanya untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel di V-belt itu sendiri.

2. CVT Terasa Bergetar

Biasanya gejala ini dirasakan saat anda menarik gas sesaat motor anda dalam posisi diam. Memang mesin motor sendiri merupakan sumber getaran, namun jika getaran ini terasa sangat berlebihan maka yang patut anda curigai ada pada bagian CVT anda tepatnya pada V-belt, kampas kopling ganda serta clutch housing.

Getaran pada CVT ini terjadi karena disebabkan oleh V-belt yang sudah tidak layak, pecah-pecah dan hampir putus. Lalu kampas kopling ganda/weight set serta mangkok/ clutch housing yang sudah tipis atau haus.

Oke, anda tidak perlu bertanya tanya lagi “kenapa motor matic bergetar saat di gas?” saya kasih solusi dibawah ini untuk mengatasinya.

Solusi Cara Mengatasinya :

  1. Pertama yang harus anda lakukan adalah membongkar penutup CVT lalu membersihkannya, karena CVT ini sebenarnya membutuhkan perhatian yang extra agar menjaga bagian ini tetap awet.
  2. Kedua cek pada bagian V-belt apakah masih layak digunakan atau sudah waktunya diganti. Kapan V-belt harus diganti? Normalnya V-belt sendiri hatus diganti minimal setelah masa pemakaian 25.000 km.
  3. Ketiga cek pada bagian Kampas kopling ganda dan Clutch Housing apakah sudah aus atau belum. Jika sudah maka harus segera diganti dengan part ori.

Dengan melakukan hal diatas maka motor anda akan sehat kembali seperti sediakala.

Ingatlah! Selalu megganti spare part kendaraan dengan part yang original.

3. CVT Selip

Apa yang anda bayangkan ketika anda mendengar kata “selip”, pasti sesuatu yang berhubungan dengan permukaan yang licin bukan? Nah, hal ini sama kasusnya dengan gejala yang satu ini yaitu CVT selip. CVT yang selip ini diakibatkan oleh V-belt dan Clutch Housing yang licin.

Hal awal yang perlu anda perhatikan adalah banyak nya debu yang bersarang dalam CVT anda serta bagian-bagian yang rawan terjadi kebocoran seperti kebocoran oli dan grease.

Harusnya dalam sistem kerja 3 komponen CVT tidak boleh terkena oli, minyak atau air, karena bisa menyebabkan selip. Pasalnya, komponen itu merupakan komponen yang bergerak sehingga maka pelumasan menjadi sangat penting. Pelumasannya pun tidak menggunakan oli, melainkan grease atau gemuk CVT.

Pada perawatan CVT anda harus cek juga seal pulley, karena seal ini sangat penting peranannya menjaga grease tetap melumasi saft dalam pulley. Jika seal bocor, maka saft akan kering dan terancam korosi atau bahkan aus/ patah. Bahkan, grease yang bocor dapat berlumuran ke segala bagian di daerah pully dan menyebabkan slip pada van belt.

Solusi Cara Mengatasinya :

  1. Dalam mengatasi CVT yang selip pertama yang harus anda lakukan yaitu lagi-lagi membersihkan CVT dari debu karena debu ibi dapat menyebabkan selip pada bagian bagian CVT.
  2. Kedua, cek pada bagian seal-seal apakah terdapat kebocoran atau tidak. Jika terdapat kebocoran maka anda harus mengganti sealnya dengan seal yang baru. Harganya berkisar Rp. 25.000an
  3. Ketiga, bersihkan juga V-belt dan Clutch housing dari berbagai macam cairan dan debu caranya dengan menyikat dan menyemprotkan udara dengan kompressor lalu dijemur untuk mengeringkan 2 bagian tersebut.

4. Kick Stater Motor Matic Macet

Kick stater pada motor matic sendiri biasanya digunakan ketika aki motor matic anda ngadat. Betul? Nah pada beberapa kasus saat anda menggunkaan kick stater yang ada motor matic ini pada bagian tersebut mengalami kemacetan. Kenapa?

Hal ini disebabkan karena per stopper pemegang penghubung gear salah dan gear primer mulai dihinggapi dengan karat. Ketika kick starter digunakan dan fungsi per stopper sebagai rel juga pemegang gir penghubung malah gak jalan. Dan hasilnya batang pada kick starter yang juga didukung pegas spiral justru tidak bisa balik lagi.

Solusi Cara Mengatasinya :

  1. Untuk mengembalikan ke kondisi semula dan bisa kembali normal sebaiknya dicek dengan membongkar blok CVT.
  2. Kotoran dan debu dibersihkan dengan menggunakan kuas dan disemprot dengan angin kompresor, per stopper dan alur gear penghubung diolesi dengan gemuk.
  3. Jangan dipaksa! Hal ini wajar apabila keras dan seret bila lama tak digunakan atau dipakai.

Penting

Biasakan untuk servis CVT setiap 5-6 bulan sekali!

Penutup

Nah gimana, udah paham kan cara mengatasi permasalahan CVT yang sudah saya sebutkan di atas? Mulai cvt motor matic, solusi cvt berdecit, bergetar, bunyi, selip, dan kick stater macet. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda guna merawat cvt motor matic agar awet dan tidak cepat rusak.

Oke sekian dari saya. Jika bermanfaat silahkan klik share dan jika ada yang kurang jelas atau masukan silahkan ketik komentar dibawah ya. Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *